Warga negara Bangladesh memerlukan visa sebelum bepergian ke Indonesia.

e-VOA B1 adalah pilihan standar untuk tujuan wisata dan kunjungan singkat, diproses sepenuhnya secara online di evisa.imigrasi.go.id.

Perkenankan 3–5 hari kerja untuk pemrosesan, dan ajukan setidaknya satu minggu sebelum penerbangan Anda.

Apakah Warga Negara Bangladesh Membutuhkan Visa untuk Indonesia?

Bangladesh tidak memiliki perjanjian bebas visa atau visa-on-arrival dengan Indonesia. Pemegang paspor Bangladesh harus mengajukan e-VOA B1 sebelum keberangkatan. Aplikasi diselesaikan secara online — tidak diperlukan kunjungan kedutaan atau formulir kertas.

Jenis Visa Indonesia untuk Warga Negara Bangladesh

Pelancong dari Bangladesh memiliki beberapa pilihan visa tergantung pada durasi kunjungan yang dimaksud. Memilih kategori yang tepat memastikan kepatuhan terhadap undang-undang imigrasi setempat.

e-VOA B1 — Pilihan Paling Umum (30 Hari)

e-VOA B1 adalah pilihan yang disukai untuk liburan singkat dan pertemuan bisnis. Ini mengizinkan satu kali masuk hingga 30 hari, dan berlaku selama 90 hari sejak tanggal penerbitan untuk memasuki negara.

Visa Turis C1 — Untuk Kunjungan 60 Hari

Jika Anda membutuhkan waktu lebih lama, Visa Turis C1 mengizinkan masa tinggal awal selama 60 hari. Ini ideal untuk liburan panjang atau kunjungan keluarga, tetapi memerlukan dokumentasi yang lebih komprehensif selama proses aplikasi.

Jenis Visa

Masa Tinggal

Validitas

Dapat Diperpanjang

Ajukan di

e-VOA B1

30 hari

90 hari

Ya (Sekali, 30 hari)

evisa.imigrasi.go.id

Visa Turis C1

60 hari

90 hari

Ya

evisa.imigrasi.go.id

D1 Multiple Entry

60 hari per kunjungan

1, 2 atau 5 tahun

Tidak

evisa.imigrasi.go.id

Dokumen yang Diperlukan

Untuk berhasil mengajukan izin masuk Anda, pastikan paspor Anda memiliki masa berlaku minimal 6 bulan dari tanggal kedatangan Anda. Anda juga harus memiliki setidaknya satu halaman kosong yang tersedia untuk stempel masuk dan keluar.

Untuk pemohon visa C1 atau D1, imigrasi memerlukan laporan bank terbaru. Laporan ini harus menunjukkan saldo minimum USD 2.000 selama 3 bulan terakhir.

Cara Mengajukan e-VOA Indonesia — Langkah demi Langkah

Aplikasi e-VOA Indonesia resmi mudah dan sepenuhnya digital. Ikuti langkah-langkah khusus ini untuk mengirimkan detail Anda secara akurat.

  1. Kunjungi portal resmi di evisa.imigrasi.go.id dan buat akun pengguna baru.
  2. Pilih opsi e-VOA B1 dan isi detail paspor serta informasi pribadi Anda secara akurat.
  3. Unggah pindaian halaman biometrik paspor Anda yang jelas dan foto digital gaya paspor terbaru.
  4. Tinjau semua data yang dimasukkan untuk memastikan sesuai dengan dokumen perjalanan Anda.
  5. Bayar biaya yang diperlukan menggunakan kartu Mastercard, Visa, atau JCB.

Waktu Pemrosesan dan Biaya

Biaya pemerintah adalah IDR 500.000 (~USD 35).

Pembayaran harus dilakukan melalui Mastercard, Visa, atau JCB saja, dan tidak dapat dikembalikan.

Pemrosesan memakan waktu 3–5 hari kerja.

Berapa Lama Warga Negara Bangladesh Dapat Tinggal di Indonesia?

e-VOA B1 mengizinkan warga negara Bangladesh untuk tinggal di Indonesia hingga 30 hari. Durasi tinggal Anda mulai dihitung pada tanggal Anda melewati imigrasi.

Ini dapat diperpanjang sekali untuk tambahan 30 hari, dengan total 60 hari. Pastikan untuk memulai proses jauh sebelum visa awal Anda berakhir untuk menghindari denda karena overstay.

Perpanjangan ditangani secara langsung di kantor imigrasi setempat — opsi perpanjangan online dihapus sejak Juni 2025.

Memperpanjang Masa Tinggal Anda

Pelancong Bangladesh dapat memperpanjang e-VOA B1 mereka selama 30 hari di kantor imigrasi Indonesia. Anda harus membawa paspor dan rencana perjalanan penerbangan Anda ke janji temu.

Kunjungan langsung ini harus dilakukan sebelum masa tinggal 30 hari awal berakhir.

Jika Anda membutuhkan lebih dari 60 hari, pertimbangkan Visa Turis C1, yang memberikan masa tinggal awal 60 hari.

Bepergian ke Indonesia dari Bangladesh — Rute Penerbangan

Tidak ada penerbangan langsung dari Dhaka ke Bali atau Jakarta, yang berarti pelancong harus mendapatkan penerbangan lanjutan. Memesan satu tiket melalui maskapai besar seringkali memastikan koneksi yang lebih lancar.

Opsi Transit (Singapura, Kuala Lumpur, Doha)

Sebagian besar pelancong melalui hub penerbangan utama seperti Kuala Lumpur, Singapura, atau Doha. Titik transit ini menawarkan penerbangan harian yang sering langsung ke Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dan Soekarno-Hatta Jakarta.

Apakah Anda Membutuhkan Visa Transit Singapura?

CATATAN: Pemegang paspor Bangladesh yang transit melalui Singapura menghadapi aturan imigrasi yang ketat. Jika penerbangan lanjutan Anda mengharuskan Anda untuk melewati imigrasi Singapura atau berpindah terminal secara mandiri, visa transit sangat diberlakukan.

Selalu verifikasi dengan maskapai Anda apakah bagasi Anda sudah diperiksa hingga tujuan akhir Anda di Indonesia. Jika Anda harus mengambil bagasi di Singapura, Anda pasti akan membutuhkan visa transit Singapura yang valid.

Perkiraan Waktu Perjalanan ke Bali

Tergantung pada waktu singgah Anda, total waktu perjalanan dari Dhaka ke Bali umumnya berkisar antara 10 hingga 15 jam. Koneksi yang lebih singkat melalui Kuala Lumpur biasanya merupakan rute tercepat yang tersedia.

Persyaratan Masuk Saat Kedatangan

Melewati imigrasi membutuhkan lebih dari sekadar visa Anda. Pastikan Anda melengkapi formulir digital wajib sebelum naik pesawat ke Indonesia.

Kartu Kedatangan Seluruh Indonesia (allindonesia.imigrasi.go.id)

Setiap penumpang yang datang harus melengkapi deklarasi kedatangan digital. Anda harus menyerahkan formulir ini dalam 3 hari sebelum kedatangan melalui allindonesia.imigrasi.go.id.

Pajak Turis Bali (lovebali.baliprov.go.id)

Jika tujuan Anda adalah Bali, Anda harus membayar pajak daerah yang biayanya IDR 150.000 (~USD 10). Ini harus diselesaikan sebelum mendarat dengan mengunjungi lovebali.baliprov.go.id.

Kedutaan Besar Indonesia di Bangladesh

Meskipun e-VOA diselesaikan secara online, visa jangka panjang atau kompleks tertentu memerlukan bantuan kedutaan. Pemrosesan visa C atau D melalui kedutaan memakan waktu setidaknya 3 minggu.

Kedutaan Besar Indonesia terletak di Jalan No. 53, Plot No. 14, Gulshan-2, Dhaka. Kedutaan ini menangani dukungan konsuler dan memproses aplikasi untuk izin diplomatik, pelajar, dan izin kerja tertentu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bisakah saya mengajukan visa on arrival di bandara di Indonesia?

Tidak. Warga negara Bangladesh tidak memenuhi syarat untuk Visa on Arrival di bandara dan harus mendapatkan e-VOA B1 atau visa kedutaan yang relevan sebelum bepergian.

Apa yang terjadi jika saya tinggal lebih dari 30 hari tanpa perpanjangan?

Overstay visa Anda akan dikenakan denda harian sebesar IDR 1.000.000. Overstay yang berkepanjangan dapat menyebabkan penahanan, deportasi, dan larangan masuk kembali ke Indonesia.

Bisakah saya memperpanjang e-VOA saya secara online?

Tidak, perpanjangan online tidak lagi diizinkan sejak Juni 2025. Semua perpanjangan memerlukan kunjungan langsung ke kantor imigrasi setempat.

Apakah saya perlu menunjukkan tiket pulang?

Ya, Anda harus memiliki tiket pulang yang valid atau tiket penerbangan lanjutan ke tujuan lain. Petugas imigrasi dapat meminta bukti ini saat masuk.

Apakah Visa E33G tersedia untuk tujuan medis?

Tidak, E33G adalah Visa Pekerja Jarak Jauh. Jika Anda memerlukan perawatan medis, Anda harus mengajukan kategori visa kunjungan yang sesuai.

Mempersiapkan Perjalanan Anda ke Indonesia

Mendapatkan visa yang benar dan memahami persyaratan transit memastikan perjalanan yang lancar dari Bangladesh ke Indonesia. Selalu pastikan dokumen Anda, terutama validitas paspor dan visa transit yang diperlukan, diurus jauh-jauh hari. Periksa saran perjalanan terbaru sebelum Anda berangkat.

Kedutaan Besar Indonesia untuk Warga Negara Bangladesh

Kedutaan Besar Indonesia memainkan peran penting dalam memperkuat hubungan diplomatik dan memberikan dukungan penting bagi warga negara Bangladesh.

Bagi mereka yang mengunjungi Indonesia, kedutaan berfungsi sebagai titik utama untuk mendapatkan visa, memastikan semua dokumentasi dan persyaratan yang diperlukan terpenuhi.

Bagi warga negara Bangladesh di Indonesia, kedutaan tetap menjadi sumber daya vital, menawarkan panduan dan bantuan untuk membantu mereka beradaptasi dan berhasil di luar negeri.

  • Alamat: Jalan No. 53, Plot No. 14, Gulshan-2 Dhaka-1212, Bangladesh.
  • Telepon: (+880) 2 58812260
  • Email: embassy@indonesia-bd.org

Sumber